Rabu, 15 Januari 2014

Gaji pekerja di Amerika Serikat

Halo, ini tentang berapa besar gaji pekerja di negara semacam Amerika Serikat atau dikenal dengan USA, hitungannya ada dalam dollar dengan waktu dalam tahunan dan agar lebih mudah di konversikan ke Rupiah dengan hitungan per bulan dengan kurs $1 = Rp12.000 (karena umumnya rakyat kita biasa di gaji per bulan bukan per tahun jadi bisa ada bayangan apakah besar atau kecil gaji pekerja di USA)

Gaji pekerja yang tinggi:
1. Dokter bedah spesialis $230.540/year (Rp230juta/bulan)
2. Chief Executive/sekelas Dirut $176.840/year (Rp177juta/bulan)
3. Dokter gigi $166.910/year (Rp167juta/bulan)
4. Pengacara $130.880/year (Rp131juta/bulan)
5. Manager keuangan $123.260/year (Rp123juta/bulan)
6. Farmasi $114.950/year (Rp115juta/bulan)
7. Agen Atlet $88.620/year (Rp88juta/bulan)
8. Analis/konsultan keuangan $86.240/year (Rp86juta/bulan)
9. Broker properti $80.220/year (Rp80juta/bulan)
10. Atlet olahraga $75.760/year (Rp.75juta/bulan)

Gaji pekerja yang rendah:
1. Guru SMA $57.770/year (Rp.57juta/bulan)
2. Pemadam kebakaran $47.850/year (Rp48juta/bulan)
3. Buruh pabrik $30.970/year (Rp31juta/bulan)
4. Salon/pangkas rambut $26.820/year (Rp26juta/bulan)
5. Pembersih kaca gedung $23.970/year (Rp23juta/bulan)
6. Koki masak $22.260/year (Rp22juta/bulan)
7. Petani $21.920/year (Rp22juta/bulan)
8. Baby sitter $21310/year  (Rp21juta/bulan)
9. Pelayan rumah makan $20.710/year (Rp20juta/bulan)
10. SPG $18.810/year (Rp18juta/bulan)

Bandingkan dengan gaji di Indonesia, UMR-nya berapa, gaji PNS-nya berapa...?

Jika saya jadi buruh pabrik, seperti umumnya orang-orang di Indonesia atau negara lainnya, saya mau jadi buruh pabrik makanan saja semacam pabrik roti atau biskuit, alasannya satu, karena pasti bersih tempat kerjanya. dan jika benar di gajinya Rp31juta/bulan seperti diatas maka itu sudah sangat lebih dari cukup untuk saya. wow saja dengan gaji 31juta/bulan itu, apa saja yang bisa di beli, rumah tipe sederhana dengan harga 400juta yang bisa di kredit 15 tahun, mobil yang baik seharga 250juta yang juga bisa dicicil 5 tahun, perabot rumah tangga, kebutuhan harian keluarga, punya tabungan bisa cukup semuanya.

Tapi jika pabrik roti tempat saya bekerja harus menggaji karyawannya 31juta/bulan/orang, maka roti yang dijual pasti jadi lebih mahal dari biasanya, supaya pabrik bisa menggaji karyawannya sebesar itu, selain itu pabrik roti saya juga butuh bahan baku seperti terigu, coklat, plastik pembungkus, untuk dapat bahan baku itu tentu harus pesan ke pabrik tepung terigu, pabrik pengolah coklat, dan pabrik pembuat bungkus plastik, jika tiap pabrik itu menggaji karyawannya sebesar 31juta/bulan, maka terigu, coklat dan plastik yang dijual ke pabrik roti saya jadi berharga mahal karena mereka butuh uang buat menggaji karyawannya itu, jadi mau tidak mau harga roti yang di jual ke pasar bisa jadi sangat mahal, karena harus menutupi beban keuangan pembayaran gaji karyawan dan beban untuk membeli bahan baku.

Jika pabrik roti saya menetapkan harga roti sebesar 100gram seharga Rp.100ribu, mungkin baru bisa menutupi semua beban keuangan itu, tapi siapa yang mau membeli roti sebesar 100ribu rupiah untuk 100gram roti dan jika harus membeli setiap hari karena misalkan roti adalah menu wajib sarapan dari seseorang, maka sebulannya bisa mengeluarkan uang Rp.100ribu x 30 hari = Rp3juta, angka 3 juta adalah sepersepuluh dari gaji buruh yang 31 juta itu.

Itu baru beli makanan sarapan roti, tapi kan roti butuh teman, seperti kopi, teh manis, selai kacang, keju, belum lagi untuk makan siang, dan kebutuhan harian lainnya sabun mandi, kaos kaki, gantungan baju, pewangi ruangan, minyak goreng dll, kok jadi sepertinya angka 31 juta rupiah per bulan jadi kecil dan tidak bisa untuk membeli kebutuhan tersier, karena ternyata untuk kebutuhan primer dan sekunder saja sudah cukup susah dipenuhi.

Jadi jika kembali ke kehidupan nyata yang sekarang di Indonesia, Jakarta khususnya. Angka UMR ini apakah sudah masuk dalam keseimbangan ekonomi yang sudah dihitung sebelumnya, perlu skala/indeks rasio yang cukup baik dalam perhitungannya, jika komponen dari UMR adalah hitungan semua kebutuhan barang jasa minimal yang dipakai satu orang dalam satu bulan, maka itu sama saja membuat manusia seperti semut pekerja, yang hidup seolah-olah sudah di plot hanya untuk menjadi pekerja, manusia juga berkembang dan perlu hal-hal baru dalam setiap perjalanan hidupnya.

Dari sisi pengusaha dan penyedia kerja, ada dua hal yang menjadikan manusia jenis pekerja mendapat perbedaan, tingkat pendidikan atau tingkat pengalaman (usia). sehingga para buruh itu dianggapnya harus menilai dirinya dari sisi pendidikan atau pengalaman kerja, jika pendidikannya bagus maka pengusaha bisa memberi tugas kerja yang bagus, dan gaji yang bagus juga tentunya, jika memiliki pengalaman spesialis di suatu bidang bisa juga mendapat posisi yang bagus, tapi jika bicara soal pengalaman berarti bicara soal waktu maka mereka harus sangat sabar untuk bisa masuk dalam kategori berpengalaman.





source: http://www.businessinsider.com/most-overpaid-and-underpaid-jobs-2014-1




Suatu hari nanti

Suatu hari nanti, di Indonesia timur di tahun 2040 ditemukan satu cekungan besar di bawah laut dengan kedalaman 9 km, di dalam cekungan itu terisi kumpulan minyak bumi penuh sehingga bisa di sebut danau minyak, dengan total minyak bumi yang sebanyak 879 milyar barel, ini akan menjadi satu-satunya negara di dunia yang akan memiliki cadangan minyak yang melimpah ruah, bahkan angka tersebut adalah 3 kali dari cadangan milik Venezuela yang hanya 287 milyar barel.

Tahun 2040 nanti Indonesia akan terisi dengan 300 juta manusia, dan ini akan memerlukan pasokan minyak bumi sebanyak 2,3 juta barel per hari, jadi angka 897 milyar barel itu baru akan habis setelah 1000 tahun, bayangkan betapa bahagianya kita punya minyak sebanyak itu. mau jadi apa?